Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

Begini - Begini Saja

Menjelang malam tulisan ini kutulis, dengan jemari yang kembali merasakan pedihnya hati yang teriris...

Masih

 Lama sekali aku menghilang dari blog ini. Terakhir kapan, ya? Malam ini aku cuma mau cerita, tokohnya masih sama dengan seseorang yang terakhir kuceritakan disini, rasanya aku hanya mengulang cerita, ya. Hehe...

Terakhir (mungkin)

Manusia itu menciptakan patah hati yang luar biasa. Membuatku terjatuh ke dalam jarak yang sangat jauh, sungguh jauh. Aku tidak tahu dengan pasti, apakah Tuhan mengujiku dengan hal seberat ini, atau Tuhan memang mengirimmu untuk membuat hariku lebih baik lagi. Kamu tidak punya hal-hal yang sangat wajar untuk membuatku jatuh cinta pertama kali. Membuatku terlena sampai-sampai rela menjatuhkan air mata. Aku tidak tahu, mengapa perasaan begitu penting bagi umat manusia, mengapa aku harus mengenalmu,

Menjawab.

Kalau ditanya kenapa bisa sejauh itu, aku tidak bisa menceritakannya dengan jelas. Sajak untuk jatuh pun rasanya aku tak pernah menduga. Pertemuan yang seharusnya tidak pernah dinanti-nantikan itu malah menenggelamkanku pada pahitnya harap jika aku berusaha mengingat mengapa aku berlagak begitu memilikimu. Aku malu, sungguh. Jika kuingat

Harap

Apa yang kita harapkan dari tawa-tawa lucu yang hanya dikirim lewat sendauan pesan singkat dalam layar? Apa yang kita harapkan dari penggalan kata yang tak saling diketahui makna sebenarnya? Apa yang kita harapkan selain emoji tak bermakna, stiker yang kian membosankan tiap percakapan? Apa yang kita harapkan lagi?

Berhenti

Bulan demi bulan benar berlalu, aku menyadari itu, menyadari bahwa tengah merajut luka di hati orang lain, juga merajutnya di hatiku sendiri. Benar, aku telah terjatuh untuk pertama kali, untuk mengenal satu lagi tentang manusia yaitu

Alur

Di persimpangan jalan itu, akhirnya kutemukan, dengan segala keluguan hati yang dulu tak pernah patah akhirnya mematah. Di persimpangan jalan itu, kutemukan sosokmu tengah berjalan pada sebuah alur dengan seorang yang lain, yang kurasa, sangat

Dua Pasang Mata

Ada dua pasang mata di malam itu, terhalang oleh jarak, waktu dan keadaan, menyapa dan berharap lewat layar kaca, mendamba balasan disertai tawa-tawa lucu yang tak pernah diduga akan menciptakan rasa. Ada dua pasang mata di malam itu, menyibukkan diri karena tak bisa bercakap lebih jauh lagi, hanya menunggu kabar tanpa cakap langsung karena sadar rasa yang diciptakan adalah rasa yang tercipta di waktu yang salah. Dua pasang mata itu kemudian menjadi asing, kembali berbatas seolah tak pernah saling menatap. Satu pasang mata itu tergugu, menyakiti tiap jerit malam yang hadir, memaki tiap pagi yang menepi, memungut kepingan rasa yang dicipta karena telah jatuh sejatuh-jatuhnya, patah sepatah-patahnya, dan hancur sehancur-hancurnya. Dua pasang mata itu adalah matamu dan mataku, rasa yang salah itu adalah rasaku dan juga rasamu, dan satu pasang mata itu adalah aku yang tengah merindukanmu. -ch-

Curhat Dulu

Gambar
Haii selamat malam! Malam ini aku ingin cerita. Pernah gak sih kalian jatuh cinta sama orang yang baru bertemu sebentar, bercakap secara langsung hanya satu kali saja, bahkan tidak sampai 5 jam. Pernah tidak, jatuh cinta pada seseorang yang hanya bisa chattingan doang setelah berpisah di pertemuan itu. Gapernah lagi tuh liat wajahnya berhari-hari, gapernah lagi dengar suaranya berhari-hari. Pernah tidak? Pernah tidak jatuh cinta sama orang tapi ga ketemu alasannya apa, gabisa ngejawab pas orang nanyain "Ngapain jatuh cinta sama dia? Kenapa nggak jatuh cinta sama orang yang jelas-jelas menyatakan rasanya padamu?",

Posko Merpati (Cerita Singkat KKN-PPL UNM XX)

Gambar
Assamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Readers. Malam ini tidak sedang ingin bersastra ria dulu yah. Malam ini ingin bercerita tentang salah satu mata kuliah wajib yang paling ditunggu-tunggu, alias KKN atau Kuliah Kerja Nyata.

Pesan Lama

Gambar
(source pict : Jurnalapps) Membaca pesan lama tiba-tiba menjadi hobi belakangan ini. Penyebabnya ya karena sudah tak pernah saling berkirim pesan lagi. Padahal setiap hari alasan untuk aktif di beberapa aplikasi yang terhubung dengan si pengirim pesan itu hanya untuk menerima pesannya. 

Berharap

Gambar
Beberapa sengaja yang kucipta, beberapa temu yang ingin kumula, aku berlari jauh sekali, mengejar yang tak pasti. Aku berharap, pada seseorang yang baru kukenal sebentar. Pada seseorang yang tak kutahu banyak tentangnya. Aku melihatnya, kini, dari jauh yang tak bisa kupandang, pada kata yang hanya kubuatkan cerita dalam kepala. Aku melihatnya kini yang kupikir akan membalas perasaanku dengan rasa yang sama.. Dia ada di hadapanku, samar-samar, entah tengah bersama seseorang atau tengah sendirian.. Sesekali aku merasa, kami berdampingan, meski tak nyata, meski aku yang selalu berusaha agar sejajar dengannya.. Beberapa kata, kuluapkan dengan sengaja, berharap dia tersadar akan keberadaan. Beberapa janji, sempat terucap, mungkin akan diingat atau mungkin hanya sebatas pengecap rasa sebuah percakapan.. Aku, ingin sekali marah. Tiap kali kulihat dia berhenti seolah menungguku, tiap kali aku merasa dia mengenggam tanganku, karena di tiap - tiap keadaan itu, aku berharap. Berharap ...

Jatuh Cinta

Gambar
(source picture : POPBELA.COM) Jatuh cinta. Apa itu? Setelah mencari di KBBI ternyata hasilnya adalah "Menaruh Rasa" Jatuh cinta yang kerap kali ditandai dengan perasaan bahagia bertemu dengannya, mengulum tiap rindu yang telah dipendam sekian lama, ingin terus menatapnya, ingin terus bersamanya. Pada hari-hari bahagia itu, jatuh cinta adalah hal yang menjadi alasan utama seseorang mengecek handphonenya tiap saat. Berharap ada secarik pesan dari yang dicintai tanpa berpikir apa dia akan benar-benar selamanya di sisi atau akan seperti kisah cinta yang lain yang akan ditinggalkan pergi. Pada hari-hari bahagia itu, kita akan mengenal, beberapa yang sering dikatakan orang-orang "Tidak ada nasihat untuk orang-orang yang tengah jatuh cinta" Sampai suatu ketika, merayakan patah hati akibat jatuh cinta adalah hal yang harus dihadapi, hal yang mau tidak mau katanya pasti akan tetap dilalui. Patah hati, sebagai wujud terlalu cinta. Patah hati sebagai bentuk bahwa ...

Aku Menyukaimu

Gambar
Kepada senja itu, aku berbisik, beberapa menikmatimu, menyukaimu dengan amat dalam, mengabadikan tiap momenmu dengan tenang. Hanya aku, yang memandangmu dengan remah rayu tak bernada, dengan kias kata tak bermakna... Kepada senja itu, aku berbisik, aku menyukai salah satu penikmatmu, yang berhasil membuat jatuh hati, yang berhasil membuatku merasa memiliki padahal tak pernah berbicara panjang dan mewarnai hari... Aku Mewarnai hariku sendiri, menghiasinya dengan senja yang dia sukai, membuatkannya puisi dalam kepalaku yang tak ingin aku tulis karena takut akan kehilangan yang berujung patah hati. Aku menyukaimu pada pertemuan yang tidak kita sengaja Pada hari-hari yang tak pernah terpikirkan, pada sekian praduga-praduga orang-orang, aku bertemu seseorang. Secara fisik, mungkin tidak seistimewa banyak orang. Beberapa hal yang kami ceritakan bersama, seperti telah mengenal lama padahal baru sebentar. Anehnya, untuk orang-orang yang mengenalku dengan baik pasti paham, tak ada s...