--Masih

 Apa yang sedang terjadi pada diriku ini.

Selamat malam, lentera yang artinya pelita, cinta yang artinya kasih sayang, sejauh waktu yang terhitung dalam hidupku akan pengakuan jatuh cinta pada seseorang yang akhirnya kutuangkan menjadi buku itu sampai hari ini tidak membuahkan hasil apa - apa. Atau jangan - jangan sudah ada, hasilnya adalah dia tidak mencintaiku sama sekali. Dia yang kutemui di tahun 2020 masih membuatku cinta sampai hari ini, sampai tulisan ini terkirim, bahkan mungkin sampai beberapa waktu kedepan. Entah, jangan tanya kenapa karena bahkan komunikasi kami juga sudah tidak seintens dulu lagi, toh lagi - lagi nyaman itu memang jebakan, kan? Pertemuan dengannya saja bisa dihitung jari tapi bisa membuatku kelimpungan begini.

Semua orang di dekatku pasti tahu aku tidak suka sebatang coklat tapi ketika dia memberiku saat aku menyerahkan buku itu hal yang tidak kusuka itu kuambil dan kunikmati di malam - malam yang kurasa sangat membahagiakan, ditambah celotehan - celotehan teman - teman sekostanku yang membuatku semakin terbang melayang. Setelah kupikir - pikir, ya mungkin itu memang bukan hal yang istimewa itu hanya sekadar ucapan terima kasih atas bukunya, atau selamat atas kelulusanku. Meski dalam lubuk hatiku yang terdalam aku berharap coklat itu adalah sebuah isyarat balasan akan perasaanku.

Terhitung sejak tahun 2020, berarti sudah 2 tahun aku memilih untuk jatuh cinta padanya. Apa mungkin dia membaca ini ? Kurasa tidak, jadi tidak perlu ada ketakutan akan praduga - praduga jika tulisan ini terkirim. Dalam 2 tahun ini pasang surut untuk melanjutkan dan memilih berhenti sungguh sangat menyakitkan, apalagi setelah mengetahui kau memiliki seseorang yang telah lama berada di sisimu, bagaimana dengan sekarang ? Apa kau masih bersamanya ?

Benar, teman. Aku tahu dan aku tidak berhenti, jangan mengatakan aku tidak ingin berhenti, aku ingin tapi aku tidak bisa, sungguh. Ini bukan pembelaan, tapi nyatanya sampai hari ini-pun aku tidak bisa. Lagi, aku takut jika dia membaca ini, tapi sudahlah tidak apa - apa. Tidak akan ada yang terjadi, karena memang tidak akan ada harapan untuk orang - orang yang tidak berani menyatakan.

Naskah buku keduaku sudah selesai sejak Bulan Maret lalu. Masih, tentu saja masih tentang dia, namun sudah tidak ada harapan akan balasan untuk perasaanku ini, toh sekali lagi dengan siapapun kamu sekarang, jika Tuhan mengizinkan kamu akan datang padaku, kapanpun itu, di waktu yang betul - betul baik serta niat yang juga untuk baik.

Teman, terima kasih sudah membaca ini. Jangan disebarkan, apalagi menyampaikannya, biarkan ini tersimpan di dalam hatimu saja.

Jika kamu yang kumaksud terlanjur membacanya, terima kasih juga aku masih mencintaimu, sungguh dan sangat.

Selamat malam, jangan begadang, salam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kumohon

Harusnya menguatkan kita...