Sepenggal Terimakasih

It is not the half...


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

21 Juni 2018.

Selamat berkurang umur diri sendiri.

Sebelumnya terimakasih teman-teman yang bersedia untuk masih mengingat hari dimana orang yang mengirim tulisan ini pertama kali melihat dunia.

Terimakasih orang tuaku, dan kedua saudaraku dan seluruh keluargaku yang telah membantuku hidup hingga titik 20 tahun ini. Tak kenal lelah menghadapi seorang anak dan saudara perempuan satu-satunya yang keras kepala dan tidak mau diatur.

Terimakasih sudah jadi tempat sampah paling mengerti untuk kalian para Bureng in silent ku, terimakasih sudah bersedia melampiaskan dan dilampiaskan masalah :’v . Terimakasih telah menjadi teman-teman yang paling mengerti ketika aku diam dan bungkam tanpa kata. Terimakasih telah menjadi sandaran terhebat ketika semua dunia menjauh ditanah perantauan. Terimakasih karena lebih memilih tidak kerja tugas daripada menjual teman sendiri.

Terimakasih adik paling cerewetku Delivia Mirandah, yang selalu jadi teman baik dan bikin rindu setiap saat. Jangan pernah berubah yahh. Berubahnya kearah yang lebih baik, semoga  hasil pengumuman tes nya menjadi pilihan yang terbaik, kalau nanti sudah jauh kan susah ngatur kamunya, diks. Wqwq. Dah ahh lagi males romantis.

Terimakasih kakak dan teman selembaga, LPM BIOma HIMABIO FMIPA UNM sebagai tempat menguji hati untuk semakin menjadi manusia sabar, maaf kalau terlalu sering lepas kendali. Terimakasih teman-teman penerbitan khususnya kakak Pimred yang masih mau bertahan di tengah hati yang selalu khawatir setiap malam. Terimakasih PU ku yang terlalu sabar menghadapi pengurus yang suka hilang tiba-tiba ketika diminta untuk cari berita. Terimakasih teman teman reporter kalian sudah mau dimarahi tanpa memandang saya sebagai junior. Maaf kalau kundang :” Terimakasih sudah mau mendengarkan keluh kesah jika ada niat untuk berhenti.

Maafkan Redpel nya ini yang selalu mengingatkan tugas setiap saat, maafkan kalau terlalu menuntut untuk saling menjaga satu sama lain. Kita bangun kekeluargaan BIOma sama-sama ya, cz we’re one and Imma nothing without u all :’)

Terimakasih teman seangkatan BIOma’16 sudah mencoba mendewasakan pikiran ketika tidak ada yang bisa menjaga diri sendiri.

Terimakasih adik adik Reporter Magang, yang sebentar lagi mau dikukuhkan. Tetap ingat sama tugasnya yahhhhh~ Sampai bertemu ketika dipertemukann. Tetap semangat ya. Selamat ulang tahun juga buat Ciccy, sampai teman teman bingung yang ultah ini Redpel atau Reporter magangnya, sehat selalu diks !

Terimakasih teman seperjuangan di kampus, Parietal Land sudah menjadi penguji kesabaran terberat memasuki tiga tahun ini. Semoga kedepannya kita bisa saling mengerti satu sama lain, semoga tidak ada lagi drama dalam kelas yang bisa memakan korban lebih banyak lagi. Semoga bisa kompak yaa~
Terimakasih teman Angkatan Cerebrum 2016, sudah jadi tempat tukar bahan pelajaran kalau mau ujian. Wqwq

Terimakasih untuk para Readers wattpad yang selalu setia menunggu tulisan dikirim lagi, namun belum siap hingga sekarang. Maaf yaa.

Terimakasih temanku yang tidak pernah bertemu didunia nyata, Nita, Oteh, Rahma dan Iffah semoga suatu saat kita bertemu yah. Jangan bosan ngeluh dan dikeluhkan.

Terimakasih para penemu ladang curhat Nurul dan Nita, yang ketemu garagara ngefans sama SMASH dulu,semoga kita tetap akur yah.wkwk

Terimakasih atas segala doanya, untuk kalian yang masih sempat mengirim jutaan doa yang mungkin tak bisa berbalas satu persatu.
20th refleksi diri.
Mungkin hal yang telah biasa, karena aku adalah orang yang begitu terbawa perasaan. Jika teman-teman menginginkan untuk dikurangi akupun demikian selalu ingin mencoba. Hanya saja mungkin kita terlalu  sibuk dengan dunia hingga tak mampu memahami satu sama lain. Maafkan, jika selama saling kenal saya terlalu baper, suka marah-marah dan juga kurang senyum.
Aku pun menyadari tiap manusia pasti punya sisi egois nya masing-masing, semoga kita saling membantu untuk tidak terlalu memikirkan diri sendiri saja melainkan ada lingkungan yang juga turut perlu diperhatikan sebagai makluk sosial.
Ketahuilah teman-teman, sifat di atas pun sangat ingin ku kurangi dan akan tetap terus dikurangi. Tapi yaa namanya juga proses. Mari saling membantu untuk memperbaiki diri masing-masing.
Terimakasih teman-teman karena sudah mengingatkan untuk tidak terlalu sibuk tapi seperti kata oteh “Kesibukan sangat membantuku melewati hari-hari berat kejombloanku -@latifahrmdn, 2018”. Gak eh, tapi memang kesibukan buat kita bisa lebih belajar untuk dewasa. Daripada saya Cuma diam dikost-an kan? :’v Bertemu dengan orang baru itu menyenangkan kawan, percayalah.
Berbicara mengenai perasaan, seandainya teman tahu, bagaimana ketika kita tidak mengatasnamakan perasaan ketika mengerjakan sesuatu itu seperti sesuatu yang dikerjakan tanpa nyawa, tapi memanglah salah ketika saya berlebihan menggunakannya.
Lalu, berbicara mengenai perasaan, update-an story, well.. Ketahuilah teman-teman, status tak menjamin kebahagian dan kesedihan yang dialami. Kegalauan yang terposting tak mutlak dari keadaan diri sendiri kok. Terkadang itu hanya sebuah kutipan dalam cerpen saya atau novelette yang sedang proses dibukukan, doakan ya, atau puisi yang tiba-tiba terlintas diotak. Hehe.
Intinya gini, “jangan ngejudge orang Cuma karena update-an story mereka, kalau gak suka tinggal block, remove, atau sejenis itulah pokoknya”
Ini kok saya kayak jadi nyampain uneg-uneg sih. Tapi gak apa-apa ya namanya juga blog sendiri.
Teman-teman harus tahu, marahnya saya adalah satu bentuk kepedulian saya kepada teman-teman. Maaf kalau ucapan nya tidak mengenakkan hati dari teman-teman. Dan mungkin teman-teman harus tahu, pribadi ini ketika diam berarti telah benar tidak peduli tentang apapun itu. Dan mungkin kadang kala teman teman melihat saya bekerja sambil marah, itu bukan saya tidak ikhlas kawan, tapi karena saya mau menyadarkan akan tanggung jawab dari teman-teman. Kalau saya gak iklas kan ngapain dikerjain, yang ada malah dosa gak dapat pahala dari Allah SWT. Mari sama-sama meluruskan niat.
Maaf kalau selama ini kurang senyum, masih terbawa suasana SMA yang memang kurang senyum, insyaa Allah nanti dicoba untuk lebih murah senyum.
Terimakasih doa agar tetap sehatnya, semoga teman-teman juga diberikan kesehatan dan keselamatan agar bisa sukses di dunia serta di akhirat.
Refleksi 20th, semoga diri sendiri menjadi lebih baik, tetap istiqomah di jalan-Nya, semoga ibadah bisa meningkat, semoga semangat berlembaga nya tetap bertahan dan semoga IP ga turun lagi. Wqwq. Dan yang terpenting adalah semoga bukunya bisa terbit paling lambat tahun depan lah, kasihani saya udah nunggu lama :”) Semoga ada yang mau jadi parnert KTI dan semoga tahun ini bisa ikut olimpiade lagi setelah vakum dari SMA.
Jangan nanyain jodoh dulu ya, ini kan masih 20 tahun belum juga sarjana.
Terimakasih sekali lagi teman teman atas kehadirannya dalam hidup saya, karena apapun itu, saya tetap butuh kalian dalam menjalankan kehidupan yang semakin konyol ini. Bantu saya jika dalam kesesatan dan kemungkaran ALLAH SWT, jangan lelah menegur saya, karena sayapun manusia biasa.
Terimakasih sudah mau membaca, semoga kita semua selalu dalam lindungan ALLAH SWT:’)
Aamiin, Allahumma Aamiin YaaRabballalamin..
-Salam dari hati,
SARI BULAN WAHYUNI #20tahun #PartofBureng #RedpelStrong #BelumSARJANA #BELUMSIAPMENIKAH
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kumohon

Harusnya menguatkan kita...