lepas

Jejak kaki kita apakah benar telah terhapus ? Tak nampak lagi di pelupuk mataku pun ingatanku perihal kamu dan aku. Apa sudah layak untuk sebuah perayaan mati rasa-ku ?

Atau.. atau aku perlu kembali menggenggam tanganmu dan mengungkapkan kembali bagaimana aku menyayangimu ?

Detik demi detik kembali kupunguti sembari menghitung debaran jantung yang masih bersisa. Entah dimana detakan kencangnya sekarang. Entah telah tertelan fatamorgana atau telah menghilang seiring pijak kaki yang lelah butuh istirahat. Di antara bagian - bagian yang kulupa, aku menujumu sekali lagi untuk memastikan bahwa aku tetap mengingatmu meski terlahir seratus kali lagi. Bahwa aku akan merekam segalanya di alam bawah sadarku. Bahwa jika kau tertelan bumi sekalipun aku tidak akan lupa untuk ikut memohon agar aku ikut ditelan sekaligus. Di antara harap - harap itu, rasanya sia - sia. Aku akan hidup sia - sia. Apa boleh berdoa pada semesta sekali lagi? Apa boleh jatuh cinta seratus kali ?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kumohon

Harusnya menguatkan kita...