Aku benar tak mengerti tentang hatiku malam ini, setelah melihatmu dengan jelas seminggu belakangan ini. Aku benar tak mengerti bagaimana hatiku benar-benar tersita padamu, kamu telah mematahkan ku berkali-kali, mencaci maki ku, menyeret tiap kata yang begitu kasar dan aku tetap pada perasaanku. Ak tak mengerti ketika sejenak aku membencimu namun tetap saja perasaan tak berubah.
Hari ini, tadinya aku ingin sekali bertemu denganmu, membicarakan hak yang mungkin menjadi penghalang di antara kita selama ini, telah ku kumpulkan jutaan milyaran niat untuk hal itu, tapi sayang sepertinya takdir memang menuntun ku untuk jauh darimu, pengakuan demi pengakuan mulai terdengar lagi di telingaku, sejenak sore tadi pun aku melihatmu dengan dia yang 'katanya' ada di hatimu, baiklah, kufikir hati memang harus berhenti.
Tapi tetap saja, langit. Aku ingin sekali berhenti, bukan karena itu saja, tapi memang ribuan alasan telah berada dalam kepalaku namun kenapa rasanya sulit sekali atas itu?
Hati, aku sama sekali tak mengerti tentang mu, kenapa malam ini kau seperti terasa begitu sesak, kenapa semangatmu perlahan mulai pudar, aku tak mengerti.
Mungkin dan ahh sudah pasti, ini adalah teguran dari Allah-ku, bagaimana mungkin aku bisa menduakanmu YaRahman.. Ampunilah aku :')
Aku hanya ingin menulis ini, entah tergerak dari hati bagian mana, aku memang mencintaimu entah ini benar cinta atau hanya sekedar perasaan yang menyapa saja sebagai makhluk perasa, aku maunya tidak begini, tapi beginilah adanya. Aku akan diam atas ini, aku tidak akan pernah menuntut atas rasaku ini.
Sebaik nya adalah mendoakan mu, seseorang yang tak memungkinkan namun selalu saja ku semoga kan, seseorang yang untuk pertama kalinya bisa membuatku kehilangan cahayaku sendiri..
Sadar ku, aku tetap dalam perasaanku. Maafkan aku, langit :')
.
.
.
_ch

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kumohon

Harusnya menguatkan kita...