Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2024

Kumohon

Titik - titik yang kuberi pada tiap kalimat itu rasanya tidak berarti lagi. Entah sejauh apa aku kini, terbawa oleh luapan emosi yang kucipta sendiri. Sejenak aku menyadari bahwa seharusnya aku tak perlu sejauh ini, seharusnya waktu berhenti sejak kau pergi. Aku lupa bahwa kamu adalah jelmaan. Jelmaan dari tiap khayal yang kubuat dan kutata dengan sedemikian hebat. Kuharap ada dalam nyataku padahal hanya dalam mimpi - mimpi indahku. Aku harusnya berhenti sekarang, bahkan harusnya berhenti sejak lama. Entah kenapa menjadi dua orang asing begitu menyakitkan, padahal awalnya pun kita hanya dua orang asing yang bahkan tak berencana untuk menimang - nimang kata "bersama".